Amanat Kasih – Lagu Ritus Pembasuhan Kaki Misa Kamis Putih
Apa Arti Misa Kamis Putih dalam Gereja Katolik?
Banyak umat bertanya, apa arti Kamis Putih dan mengapa perayaan ini terasa begitu hening dan mendalam. Kamis Putih adalah hari pertama Tri Hari Suci, saat Gereja mengenangkan dua peristiwa besar: Perjamuan Terakhir dan perintah kasih Yesus yang diwujudkan secara nyata melalui pembasuhan kaki para murid.
Dalam ritus ini, Yesus menanggalkan jubah-Nya, berlutut, dan membasuh kaki murid-murid-Nya—sebuah tindakan yang meruntuhkan sekat kuasa, martabat, dan gengsi. Kamis Putih bukan sekadar peringatan historis, tetapi undangan untuk meneladan kasih yang melayani, rendah hati, dan rela mengosongkan diri.
Mengapa Lagu Amanat Kasih Cocok untuk Pembasuhan Kaki?
Dalam susunan lagu Kamis Putih, ritus pembasuhan kaki menempati bagian yang sangat khas. Lagu yang dibawakan pada momen ini tidak bersifat meriah, melainkan meditatif, tenang, dan penuh permenungan. Karena itu, tidak semua lagu rohani cocok digunakan. Lagu pembasuhan kaki harus berfokus pada kasih dan pelayanan, memiliki tempo yang stabil dan tidak tergesa-gesa dan mendukung suasana doa, bukan mendominasi ritus. Di sinilah lagu “Amanat Kasih” menemukan tempatnya secara tepat. Secara lirik, Amanat Kasih dengan sangat jelas mengakar pada Injil Kamis Putih. Dari sisi musikal, Amanat Kasih ditulis dalam tempo andante-meditativo, dengan alur melodi yang mengalir lembut dan tidak melonjak tajam. Ini sangat penting untuk ritus pembasuhan kaki
Berikut ini lagu pembasuhan kaki pada Misa Kamis Putih.
Lagu Pembasuhan Kaki Misa Kamis Putih
AMANAT KASIH
Lagu, lirik, arr: Kenny Aprilio
Bait 1:
Ini amanat-Ku padamu,
Hendaklah kamu saling mengasihi,
Seperti Aku telah mengasihi kamu,
Demikianlah kamu saling mengasihi.
Bukan dengan kata dan janji,
Melainkan dengan hidup saling berbagi.
Bait 2:
Tuhan sudi rendahkan diri,
Tangan-Nya membasuh kaki manusia.
Kasih Tuhan melayani tanpa batas,
Menunjukkan teladan hidup rendah hati.
Dengan saling melayani,
Kita semua melaksanakan hukum Kristus.
Bait 3:
Kasih itulah hukum baru,
Tertulis dalam loh hati kita.
Dalam Tuhan kita dipersatukan,
Dan diutus menjadi saksi bagi dunia.
Agar semua saling mencinta.
Tuhan hadir membawa damai, Bagi dunia.
Dalam perayaan Kamis Putih, Gereja tidak hanya mengenang apa yang Yesus lakukan, tetapi juga apa yang harus kita hidupi. Lagu Amanat Kasih menjadi sarana yang tepat untuk menjembatani Sabda dan tindakan, musik dan ritus, iman dan kehidupan sehari-hari.
Bagi para petugas liturgi dan koor yang sedang menyusun susunan lagu Kamis Putih, lagu ini layak dipertimbangkan sebagai pilihan utama untuk ritus pembasuhan kaki—karena ia tidak hanya indah untuk dinyanyikan, tetapi juga kuat untuk direnungkan.
Lihat teks